Tutorial Menginstal Partition Magic
8.0
1.
Jika anda belum mempunyai master dari partition
magic, download atau cari lah dahulu master dari partition magic,tapi jika anda
telah mempunyai master dari partion magic mulai lah menginstal
2.
Klik 2 kali master partion magic
3.
Apabila master partition magic dengan format
rar, akan muncul tampilan seperti berikut, double klik partion magic
4.
Double klik pada CD key , untuk mengcopy dahulu
serial number dari partion magic
5.
Blok dan copy
(ctrl+c atau klik kanan => copy) serial number
6.
Setelah selesai mengcopy serial number, close
serial number kemudian Double klik pada setup
partion magic
7.
Tunggu proses ektracting file
8.
Tunggu proses untuk masuk proses dan pengaturan
dalam penginstallan
9.
Setelah proses selesai akan muncul tampilan
layar seperti berikut => next
10.
Masukan serial number yang telah di copy
sebelumnya, klik kanan pada kolom serial number => paste atau dengan menekan
tombol ctrl+v => next
11.
Pada kotak dialog License Agreement klik yes
12.
Pada kotak dialog Choose Destination Location
=> Browser => pilih lokasi untuk menempatkan copyan setup partion magic
=> next
13.
Pilh costum jika ingin mengatur atau merubah
beberapa pilihan, jika tidak pilh tipical, disini menggunakan yang costum =>
next
14.
Pilih Featur yang ingin anda Instal => next
15.
Pada kotak dialog Select Program Folder =>
next
16.
Proses backup data sedang berjalan
17.
Jika sudah selesai akan muncul kotak dialog would you like to create rescue diskettes?
klik NO
klik NO
18.
Klik Finish
dan proses penginstalan telah selesai
Cara Mempartisi
Harddisk Dengan Menggunakan Partition Magic
1.
Setelah
di install biasanya ada di start menu. Masuk pada aplikasi pation Magic melalui
start menu, dengan cara start => all program => Norton Partion Magic 8.0
=> Norton Partition magic 8.0
2.
Anda telah masuk pada applikasi partition Magic
3.
Klik drive yang ingin anda partisi kemudian klik
kanan pada drive yang ingin di partisi pilih Resize/Move partition
4.
Akan muncul kotak dialog Resize/Move partition, ketik besarnya space ( MegaByte ) yang
dibutuhkan pada Free Space Before untuk
menempatkan partisi baru tersebut sebelum drive yang anda ingin partisi tadi
atau pada Free Space After untuk
menempatkan partisi baru tesebut setelah drive yang ingin anda partisi tadi.
Disini saya menempatkan partisi baru setelah drive yang ingin saya partisi
(drive D ) kemudian klik OK
5.
Klik pada partisi yang telah ditambahkan tadi,
klik kanan pada partisi tadi pilih Create
Partition
6.
Muncul kotak dialog Create Partition setting option sesuai kebutuhan anda, pada Create as pilih Logical Partition jika drive untuk menyimpan data, apabila untuk
sistem operasi pilih Primary Partition agar
harddisk bisa di Boot,
7.
partition
type pilih NTFS/FAT, pilih FAT32
untuk Windows 98/ME, NTFS untuk Windows 2000/XP/Vista/7
dan Linux Ext2/3 untuk sistem
operasi Linux
8.
Atur size atau ukuran partisi yang akan dibuat dalam
satuan MegaByte. Tentukan juga huruf Drive dibagian Drive Letter atau biarkan
karena otomatis sudah dipilih.
9.
Cluster
size pilih Default, Position klik Beginning of unallocated space atau biarkan karena otomatis sudah
dipilih, setelah semua settingan selesai klik OK
10.
Proses pembuatan drive baru selesai
11.
Kemudian klik Apply pada tab Operation
Pending yang berada di pojok kiri bawah sehingga operasi yang masih pending
akan diselesaikan
12.
Akan muncul pesan Apply Changes, apabila anda setuju untuk melanjutkan proses klik YES, klik NO apabila tidak jadi melanjutkan proses atau klik Details untuk melihat detail proses
yang sudah anda lakukan dan masih dalam panding, klik YES karena akan melanjutkan proses
13.
Tunggu prosesnya
14.
Sampai disini harddisk telah selesai dipartisi
dan siap digunakan untuk menyimpan data
Tidak ada komentar:
Posting Komentar